4 tahun sebagai tim monevin bukan merupakan waktu yang singkat. Banyak suka dan duka yang telah dialami, berbagai stress bertumpuk merupakan menu mingguan atau bulanan yang sangat rajin mengunjungi. Tanggal 9 Nopember 2009 yang lalu, saya diminta mensharingkan pengalaman sebagai tim monevin di Jakarta, wah sebuah kesempatan yang betul-betul langka. Dalam sharing itu saya menyatakan bahwa tujuan dibentuknya tim monevin yaitu untuk membentuk budaya mutu setiap individu yang terlibat atau dengan kata lain sebuah mutu yang didasari atas kesadaran pribadi atau internally driven (seperti hasil pelatihan DIKTI yang saya ikuti tahun 2006)

Internally driven atau ‘digerakkan dari dalam’ merupakan sebuah hal penting yang harus dimiliki oleh setiap orang yang menginginkan suatu peningkatan kualitas dalam kehidupannya dan kualitas itu akan bertahan dengan lama dan bahkan berkembang semakin baik (sustainable). Namun demikian, mudahkan mewujudkan itu ? Mudahkah mengajak setiap individu untuk menyadari bahwa mereka memiliki ‘internal spirit’ yang sanggup mengubah dunia, baik dunia mereka sendiri maupun dunia yang melingkupinya ? sungguh bukan merupakan hal yang tidak mudah, namun pasti bisa terwujud. Bukankah APABILA ANDA BERKATA BISA MAKA ANDA BENAR DAN APABILA ANDA BERKATA TIDAK BISA MAKA ANDA-PUN BENAR

yw-motivation